“Tak ada satu pun habluran es di reruntuhan salju yang merasa bertanggung jawab.” (Stanislaw Lec) Pernyataan itu dikutip untuk melukis suasana getir, pedih, dan kelam sekarang. Saat rekayasa, muslihat, dan kebuasan dipentaskan untuk memaksakan kekuasaan, serta terus-menerus menggencarkan pembangunan dalam bingkai peperangan terhadap musuh-musuh kekuasaan. Hingga pembantaian, pengangguran, kelaparan, penyakitan menjadi ancaman nyata bagi kehidupan. […]
